Apakah Zombie itu Ada dalam Al Quran? : menurut.id

Halo, semua! Apakah kamu pernah bertanya-tanya tentang apakah zombie itu ada dalam Al Quran? Zombie menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama dengan popularitas acara TV seperti The Walking Dead dan film seperti World War Z.

Apa itu Zombie?

Sebelum membahas apakah zombie ada dalam Al Quran, mari kita bahas terlebih dahulu apa itu zombie. Zombie adalah makhluk fiksi yang umumnya digambarkan sebagai manusia yang mati, namun bangkit kembali dari kematian dan menjadi tidak sadar atau tidak memiliki akal sehat. Dalam kebanyakan cerita, zombie menjadi pengganggu dan berbahaya bagi manusia hidup.

Zombie sendiri sebenarnya berasal dari mitologi Haiti, di mana orang-orang mempercayai bahwa ada orang mati yang bangkit kembali sebagai makhluk fana yang dikendalikan oleh sihir. Namun, konsep zombie telah berkembang menjadi ciri khas budaya populer di seluruh dunia.

Tapi, apakah zombie ada dalam Al Quran?

Apakah Zombie Ada dalam Al Quran?

Setelah mencari tahu, kami tidak menemukan referensi langsung tentang zombie dalam Al Quran. Namun, ada beberapa ayat yang dapat dikaitkan dengan konsep zombie dalam Al Quran.

1. Ayat Tentang Kebangkitan dari Kematian

Al Quran banyak membahas tentang kebangkitan dari kematian, dan beberapa ayat dapat diartikan sebagai penggambaran zombie. Misalnya, dalam surat Al-Mu’minun ayat 99-100, Allah SWT berfirman:

Ayat Terjemahan
“Dan setelah itu sungguh engkau akan mati” “Dan setelah itu kamu akan dibangkitkan kembali”

Ada juga ayat dalam surat Al-Baqarah ayat 243, di mana Allah berfirman tentang orang-orang yang tidur panjang dalam kubur dan kemudian bangkit kembali:

Ayat Terjemahan
“Apakah kamu tidak melihat orang-orang yang keluar dari kampung mereka dalam keadaan terdesak” “Mereka berkata, ‘Kami takut mati’, maka Allah menghidupkan mereka setelah kematian mereka dan dijadikan-Nya mereka sebagai teladan bagi manusia…”

2. Ayat tentang Makhluk Fana

Ada beberapa ayat dalam Al Quran yang membahas tentang makhluk fana. Salah satunya adalah dalam surat Al-Kahf ayat 45, di mana Allah memberi peringatan tentang orang-orang yang mengikuti kehidupan dunia dengan terlalu banyak:

Ayat Terjemahan
“Dan sesungguhnya kamu akan menjumpai mereka dan orang-orang yang menyembah selain Allah dengan sangat rajin di dunia.” “Lalu kami jadikan mereka sebagai debu yang beterbangan.”

Meskipun ayat ini tidak secara langsung membahas tentang zombie, konsep tentang manusia yang menjadi makhluk fana dan terkena kutukan atas dosa dunia dapat dikaitkan dengan zombie dalam beberapa hal.

Kesimpulan

Jadi, apakah zombie ada dalam Al Quran? Tidak ada referensi langsung tentang zombie dalam kitab suci tersebut. Namun, ada beberapa ayat yang dapat diartikan sebagai penggambaran tentang makhluk fana atau kebangkitan dari kematian yang dapat dikaitkan dengan konsep zombie.

FAQ

1. Apa itu zombie?

Zombie adalah makhluk fiksi yang umumnya digambarkan sebagai manusia yang mati, namun bangkit kembali dari kematian dan menjadi tidak sadar atau tidak memiliki akal sehat.

2. Dari mana asal muasal zombie?

Zombie berasal dari mitologi Haiti, di mana orang-orang mempercayai bahwa ada orang mati yang bangkit kembali sebagai makhluk fana yang dikendalikan oleh sihir. Namun, konsep zombie telah berkembang menjadi ciri khas budaya populer di seluruh dunia.

3. Apakah zombie ada dalam Al Quran?

Tidak ada referensi langsung tentang zombie dalam Al Quran. Namun, ada beberapa ayat yang dapat diartikan sebagai penggambaran tentang makhluk fana atau kebangkitan dari kematian yang dapat dikaitkan dengan konsep zombie.

4. Apa hubungan antara zombie dan agama Islam?

Tidak ada hubungan langsung antara zombie dan agama Islam. Namun, konsep tentang kebangkitan dari kematian dan makhluk fana dapat ditemukan dalam Al Quran, yang dapat diartikan sebagai penggambaran tentang zombie.

5. Apakah menggambar atau menonton zombie termasuk dosa dalam agama Islam?

Tidak ada larangan khusus dalam agama Islam tentang menggambar atau menonton zombie. Namun, sebagai umat muslim, kita harus memperhatikan apakah hal tersebut mendekatkan atau menjauhkan kita dari jalan Allah SWT.

Sumber :